Entries for November, 2006

November 1st, 2006

Passion for God's glory

Posted by ver0n1c4 at 10:14 AM on November 1, 2006.

God’s glory. Apa sih God’s glory itu? Narasumber mengingatkan kita tentang kemuliaan Tuhan dari Roma 11:36. Bahwa kita di-design untuk memuliakan Tuhan. Hidup kita baru benar kalau kita memancarkan kemuliaan Tuhan. Salah satu cara memancarkan kemuliaan Tuhan adalah dengan mengasihi sesama kita. Dalam hal mengasihi sesama, kita bisa belajar dari teladan Allah dalam Yohanes 3:16. Kasih adalah memberikan yang terbaik untuk yang paling kita kasihi.

Jesus, we enthrone You
we proclaim You are King
standing here, in the midst of all
we raise You up with our praise

and as we worship fill the throne
and as we worship fill the throne
and as we worship fill the throne
come Lord Jesus and take Your place

Add a Comment

Resilient Life

Posted by ver0n1c4 at 10:18 AM on November 1, 2006.

Resilient means ability to move forward when everything is pressing you. Tidak ada alasan untuk berkompromi dengan lingkungan yang bobrok. Daniel adalah contoh yang diberikan dalam plenary kali ini. Daniel benar2 tokoh yang cocok untuk menguatkan kita. Hidupnya bisa menjadi kesaksian buat kita semua. Daniel hidup pada masa pembuangan di Babel. Berdasar penelitian, dia berumur kurang dari 15 tahun saat pertama kali tiba di Babel. Tapi kita bisa melihat bagaimana dia bisa menunjukkan integritasnya sejak awal. Melewati zaman pemerintahan 3-4 raja, kita sampai di Daniel 6 di mana Daniel dimasukkan ke dalam gua singa. Selama ini gue ga pernah berusaha cari tau berapa lama tenggang waktu di antaranya. Baru kemaren ini gue menyadari kalo Daniel kemungkinan udah berumur 70-80 tahun waktu dia masuk ke gua singa. Tapi sekali lagi kita lihat bahkan musuhnya tidak berhasil menemukan kesalahannya kecuali rutinitias nya berdoa 3 kali dalam sehari kepada Tuhan.

Apakah hidup Daniel mudah? Arti nama Daniel adalah kepunyaan Tuhan (kalau ga salah). Di Babel namanya diganti jadi Beltsazar yang mengacu pada dewa babel (lupa namanya). Kita juga tahu kalo Daniel punya banyak musuh yang selalu mengintai dia. Jelas bahwa Daniel tidak hidup di dunia yang mudah dan kondusif untuk menjalani hidup yang berintegritas. Beberapa prinsip untuk membantu kita menjalani hidup yang tabah (resilient life):

-         Menyadari siapa Allah dalam kehidupan kita (melalui doa dan Firman Tuhan)

  • Apa yang kita yakini dalam terang, jangan ragukan dalam gelap.
  • Kalo kita masih bisa lihat awan gelap, artinya masih ada matahari di belakangnya yang menyinari awan gelap itu.
  • Do not be afraid about tomorrow. He was there
-         Tidak meninggalkan persekutuan dengan teman2 seiman.
  • If you want to travel fast, travel alone. If you want to travel far, travel together.
-         Hope

Add a Comment

Ordering Your Private World

Posted by ver0n1c4 at 10:22 AM on November 1, 2006.

Judul session ini diambil dari buku yang berjudul sama. Terus terang gue belon baca and ga beli bukunya. Yang menarik dari session ini adalah bagaimana narasumber mengajak kita melihat tentang hidup orang2 yang menjalani panggilan Tuhan. Narasumber memaparkan bagaimana perbedaan orang yang DRIVEN vs CALLED. Orang bisa saja terlihat memiliki kualitas kehidupan sama. Tapi mungkin saja mereka hidup dengan dorongan uang atau popularitas dan sejenisnya. Untunglah Alkitab mencatat sejumlah orang yang benar2 menjalani panggilan Tuhan dalam hidupnya. Di antaranya adalah Yohanes Pembaptis dan Paulus.

 

Yohanes Pembaptis menyadari kalo perannya adalah sebagai pembuka jalan bagi Tuhan Yesus. Saat “masa tenar” nya, ia betul2 menyadari kalo ia hanyalah pembuka jalan. Saat orang2 berpaling dan minta dibaptis oleh Tuhan Yesus, dia tidak marah karena “popularitas” nya menurun malahan berkata “Dia harus makin bertambah, ku harus makin berkurang.”.

 

Paulus adalah rasul terbesar sepanjang sejarah keKristenan. Meskipun demikian ia tetap menuliskan bahwa yang dia kehendaki adalah pengenalan akan Tuhan. Dilihat dari waktu kitab Filipi ditulis, kita bisa menyimpulkan Paulus sudah ± 28 tahun mengikut Tuhan. Bukan waktu yang singkat, tapi dia tetap semakin rindu untuk mengikut Tuhan. Saat orang semakin dewasa secara rohani, dia akan menyadari betapa dia semakin bergantung kepada Tuhan. Selain itu, selama Paulus ikut Tuhan, dia sudah mengalami banyak penyiksaan, penganiayaan, penderitaan, kemiskinan, kedinginan, kelaparan, bahaya maut, dan masih banyak lagi. Jelaslah kalau bukan panggilan yang jelas dari Tuhan, tidak akan ada yang bisa sanggup menjalani kehidupan seperti Paulus.

Add a Comment

A Pilgrim's Progress

Posted by ver0n1c4 at 10:22 AM on November 1, 2006.

Setelah menyadari identitas dan jati diri kita, lalu bagaimana kita harus melihat kehidupan kita? Apa yang sebenarnya paling berarti dalam hidup kita? Manusia punya kebutuhan dasar untuk diterima, diakui, dan dikasihi. Berangkat dari kenyataan ini, kita menyaksikan banyak orang yang mengejar kekayaan, kekuatan, dan kebijaksanaan. Karena nyatanya dengan ketiga hal inilah, manusia jaman sekarang mendapat pengakuan dan penerimaan.

Mari kita lihat sejenak apa yang tertulis dalam Alkitab.

Amsal 30:7-10

“Dua hal aku mohon kepada-Mu, jangan itu Kautolak sebelum aku mati, yakni: Jauhkanlah dari padaku kecurangan dan kebohongan. Jangan berikan kepadaku kemiskinan atau kekayaan. Biarkanlah aku menikmati makanan yang menjadi bagianku. Supaya, kalau aku kenyang, aku tidak menyangkal-Mu dan berkata: Siapa TUHAN itu? Atau, kalau aku miskin, aku mencuri, dan mencemarkan nama Allahku. Jangan mencerca seorang hamba pada tuannya, supaya jangan ia mengutuki engkau dan engkau harus menanggung kesalahan itu.”

1Tes 2:19-20

Sebab siapakah pengharapan kami atau sukacita kami atau mahkota kemegahan kami di hadapan Yesus, Tuhan kita, pada waktu kedatangan-Nya, kalau bukan kamu? Sungguh, kamulah kemuliaan kami dan sukacita kami.”

Yer 9:23-24

Beginilah firman TUHAN: "Janganlah orang bijaksana bermegah karena kebijaksanaannya, janganlah orang kuat bermegah karena kekuatannya, janganlah orang kaya bermegah karena kekayaannya, tetapi siapa yang mau bermegah, baiklah bermegah karena yang berikut: bahwa ia memahami dan mengenal Aku, bahwa Akulah TUHAN yang menunjukkan kasih setia, keadilan dan kebenaran di bumi; sungguh, semuanya itu Kusukai, demikianlah firman TUHAN."

 

Refleksi: Di dunia kerja, sangat mudah untuk terjebak dalam hal yang namanya target. Dan target kita pasti bukanlah sesuatu yang bernilai kekekalan. Gue bener2 tersentuh pas narasumber meng-interpretasi-kan 1Tes2:19-20. Dia menantang kita semua, “Siapa di antara kalian semua yang di sini berani berkata demikian kepada adik2 KTB nya?” Bahwa kebanggaanku tidak lain dan tidak bukan adalah kamu sekalian. Bukan jumlah kekayaan atau penampilan atau kekuatan ataupun kepintaran. Tapi seberapa jauh kita mengejar pengenalan akan Tuhan.

Add a Comment

Identity, Security, and Significance

Posted by ver0n1c4 at 10:23 AM on November 1, 2006.

Ada istilah yang nge-trend banget di kalangan anak muda yang namanya “Mencari Jati Diri”. Gue sejujurnya agak2 merasa itu berlebihan. Bener itu penting, tapi kalo terlalu dipikirkan malahan jadinya stress. Jadi gue ber-tendensi untuk ngejalanin aja idup yang ada. Lewat session ini, gue diingatkan akan kenyataan pentingnya punya jati diri atau identitas yang jelas. Banyak orang ga pernah merasa puas dalam hidupnya terutama karena hidup mereka ga mencapai apa yang mereka expect. Mereka baru merasa hidupnya contented setelah mencapai ekspektasi tertentu. Dari ekspektasi itulah mereka dapet yang namanya identitas atau jati diri.

Sayangnya banyak orang yang terjerumus menjadikan hal2 yang sementara sebagai jati dirinya. Ada orang yang merasa harus terkenal baru bisa puas. Ada juga yang menilai hidupnya berhasil setelah menjadi kaya. Betul, hal ini bias memuaskan. Tapi sampai berapa lama? Setelah usia makin bertambah, 3 hal yang paling diagungkan manusia (kekayaan, kekuatan, kebijaksanaan) bakal terlupakan. Semua orang bakal jadi tua. Ga ada orang yang kuat terus. Ga ada yang bijaksana terus. Orang bisa sakit dan pikun kapan aja karena dimakan usia. Dan kekayaan juga ga bakal bisa dibawa sampe liang kubur.

Lalu bagaimana dengan orang Kristen? Sebagai orang yang sudah ditebus, kita harus menyadari kalau identitas bukan sesuatu yang harus dicari, melainkan DIBERIKAN. Manusia adalah IMAGE of God. Sudah sepatutnya kita rendah hati dan selalu ingat kalau kita ini bukap apa2 tanpa Tuhan. Kita bahkan hanya merupakan IMAGE of God. Gambaran Allah yang tidak kelihatan. Kita diingatkan bahwa kita ga bisa apa2 tanpa Tuhan. Tapi di saat yang sama, kita ini adalah Image of GOD. Peran kita di dunia adalah sebagai duta2 Allah yang harus terus memancarkan kemuliaan Allah. Di sini kita diingatkan akan sense of dignity kita.

Kalau kita mengerti hal di atas dengan jelas, kita tidak akan kebingungan dalam menjalani hidup. Kita tidak akan menyia2kan hidup untuk hal2 yang tidak bernilai kekal di dunia ini. Sebaliknya seperti yang dikatakan Pengkhotbah 12:1, kita akan selalu mengingat Sang Pencipta pada setiap waktu, bahkan semenjak masa muda kita. Melalui ayat ini, narasumber juga mengingatkan untuk benar2 memikirkan kehidupan yang kita jalani dengan baik. Saat usia menjadi tua dan kemampuan kita semakin berkurang, akan semakin sulit untuk menikmati hidup bila tidak ada Tuhan dalam hidup kita. Orang Kristen harus punya signifikansi yang jelas dalam melakukan pekerjaannya. Biarpun kita sama2 melakukan rutinitas yang membosankan dengan orang lain, tetapi kita harus mengerti kalau bukan dari situ kita mendapat identitas hidup kita.

Refleksi: Gue paling ga bisa appreciate yang namanya hal2 rutin dan membosankan. Apalagi yang sedang gue jalani saat ini. Saat gue merasa melakukan hal2 yang tidak berguna, gue pasti ikutan merasa gue ga berguna. Gue diingatkan sekali kalo identitas kita bukan didapat dari apa yang kita lakukan. Kalo dulu Robil bilang, biarpun jadi tukang sapu, tapi kamu tetep bisa mempengaruhi orang2 sekitar kamu, itu artinya kita udah menjalankan peran kita dengan baik. Kita bukan diminta untuk menyerah dan pasrah terhadap hidup. Inti utama dari session ini adalah untuk mengingatkan kalau apapun yang kita lakukan, kita ga boleh lupa sama identitas kita sebagai duta2 Allah di tengah dunia.

Add a Comment

Camp CD and Photos

Posted by ver0n1c4 at 11:10 AM on November 1, 2006.

Thanks to Mathias for asking where to get CD and cassete from IGCF Camp! Actually 5 entries below this entry are my summary for each plenary. But... you will not find them enough! Don't worry! IGCF Camp committee is here to provide you the complete package of all 5 plenaries:

  1. Identity, Security, and Significance
  2. A Pilgrim's Progress
  3. Ordering Your Private World
  4. Resilient Life
  5. Passion for God's Glory

Plus the complete 6 workshops:

  1. Competition vs Compassion
  2. Achieving Result vs Serving A Purpose
  3. Urgency vs Importance
  4. Ambition vs Vision
  5. Folly vs Holy (Biblical) Stress
  6. Craving vs Contentment

Not only that. You will also get the workshop's presentation slides. And.... free photos!!! Don't miss it!

The package:

  • Full package of 7 CDs (5 Plenary CDs in Video format + 1 Workshop CDs in Audio format + Free Photos) of S$20 only
  • Plenary package (5 Plenary CDs in Video format + Free photos) for S$17 only
  • Workshop package (1 Workshop CDs in Audio format + Photos) for S$8 only
  • Photo package for S$3 only

To order please contact me @ 98533284 or Feliz @ 94232698. Hurry! Until 15 November 2006 only!

Add a Comment

November 6th, 2006

Isaiah 44:3

Posted by ver0n1c4 at 12:01 PM on November 6, 2006.

"I will pour water upon him that is thirsty."
--Isaiah 44:3

When a believer has fallen into a low, sad state of feeling, he often tries to lift himself out of it by chastening himself with dark and doleful fears. Such is not the way to rise from the dust, but to continue in it. As well chain the eagle's wing to make it mount, as doubt in order to increase our grace. It is not the law, but the gospel which saves the seeking soul at first; and it is not a legal bondage, but gospel liberty which can restore the fainting believer afterwards. Slavish fear brings not back the backslider to God, but the sweet wooings of love allure him to Jesus' bosom.

Are you this morning thirsting for the living God, and unhappy because you cannot find him to the delight of your heart? Have you lost the joy of religion, and is this your prayer, "Restore unto me the joy of Thy salvation"? Are you conscious also that you are barren, like the dry ground; that you are not bringing forth the fruit unto God which He has a right to expect of you; that you are not so useful in the Church, or in the world, as your heart desires to be? Then here is exactly the promise which you need, "I will pour water upon him that is thirsty." You shall receive the grace you so much require, and you shall have it to the utmost reach of your needs. Water refreshes the thirsty: you shall be refreshed; your desires shall be gratified. Water quickens sleeping vegetable life: your life shall be quickened by fresh grace. Water swells the buds and makes the fruits ripen; you shall have fructifying grace: you shall be made fruitful in the ways of God.

Whatever good quality there is in divine grace, you shall enjoy it to the full. All the riches of divine grace you shall receive in plenty; you shall be as it were drenched with it: and as sometimes the meadows become flooded by the bursting rivers, and the fields are turned into pools, so shall you be--the thirsty land shall be springs of water.

 


Entry taken from Morning and Evening, by Charles Haddon Spurgeon (1834-1892).

Add a Comment

November 10th, 2006

Skarang Waktunya

Posted by ver0n1c4 at 04:39 AM on November 10, 2006.

There is time for everything. There is time to save. There is time to spend. I NEED (not want) new handphone. My O2 mini started giving me problem. I realize that after around 9-10pm there will be no more phone call or message coming in. But after I soft-reset, those messages will start to come. So I definitely need a new one. I would love to buy HP Ipaq rw6828. But sometimes I feel like switching back from PDA to phone. Any recommendation?

Then I also NEED extra storage for my Desperate Housewives and Heroes (I have been watching this new series for these 3 days and it's addictive!). I have 2 options here. First, buy new extra storage and it will never be enough once new series are out. Second, buy DVD version of Desperate Housewives Season 1 and 2. So I can delete it from my harddisk and I got extra storage as well! Hmmmmmm.....

Next.... I will be going back to Jakarta for Christmas and New Year! 22 Dec to 7 Jan hohoho.

 

16 comments

November 16th, 2006

Current Affairs

Posted by ver0n1c4 at 09:27 AM on November 16, 2006.

 This entry is to chronicled beautiful moments I have lately =) It starts from NTU ISCF last fellowship this semester. With "traditional" ambience, this last fellowship was held. Actually I wanted to wear my "kain Bali" but since it's a working day and I don't want to take so much trouble, I decided to go there with my casual clothes =P. I should give them applause for all the efforts and time they sacrifice. Not to forget that this week is the start of exam period. Good job!!! Keep up the good work (Y) We, as the alumni, certainly don't want to miss it. So we went there and shared the joy with all of them.

On Sunday, I went to MV Doulos. This is a missionary ship which has been going to all over the world to sell cheap books. Do go there! You'll not only find a lot of Christian books and Study Bibles in a very cheap price, but also any other books, CD, and cassettes. It can go as low as $2. Below are my pictures.

    

Well of course I'm not that narcist =P. My only intention is to sell this IGCF Polo T-Shirt!!! Buy from me and you will get discounted price from original price S$20. Contact me soon ^.^

The last one which was just yesterday is Oon's birthday. 9 of us went to the biggest mall in Singapore and ate at Sushi Tei. Huahhh I love Japanese food forever. Oh ya happy birthday on ^.^

 

4 comments

November 18th, 2006

--- -- --. .--. -.. .-

Posted by ver0n1c4 at 07:18 AM on November 18, 2006.

The more I think the more I want to write it here. Why is it so hard to accept critics from others? It is not impossible that you missed something or simply made a mistake, isn't it? We are not that perfect. We can't rely on ourselves only. No matter how good we are, I believe we all still have blind spots. Because of that, we need others to point out our mistakes and from there we can move forward to be a better person.

Honestly I'm sad to know that disciples nowadays are facing difficulties to accept critics from others. Is it good to point your finger here and there only? Here, I'm not saying that we can't utter our opinion to others. But please instropect your behaviour when there are fingers pointing at you. They might be wrong, but they could be right either. Is it that hard to acknowledge that we are human?

~kalo emosi lebih banyak bicara daripada rasio, terbukti kan banyak ruginya? - from Andai Dia Tahu~

7 comments

November 24th, 2006

Shigoto

Posted by ver0n1c4 at 04:18 AM on November 24, 2006.

I just realize that I never put any entry about my working place. Well, if I have to describe my current working place, I would say it's exciting. Hmmm don't say about the nature of the job. I believe we are all the same. Sometimes it's good, sometimes it's unbearable =P. But I'm blessed witch such an exciting circle of friends. It's never too difficult to trust them. 3pm has become our sacred time for months and LAN failure is simply our favorite topic =P

We've been doing so many fun activities together as well. It all started with celebrating CH's birthday. Then soon all other activities followed behind. Dinner at Ubin Seafood, taking picture toether with cameras at the lab on Fridays, eat Chilli crab at Still Road, and the ultimate activity that I enjoyed the most is PRAWNING!!!! I don't think I need to elaborate more. Just take a look at these picture and u'll know how much I enjoy working and making friends with them.

Thank you so much for all the fun time that we had, we now have, and we'll be having ^.^

    
CH's birthday                           Dinner at Ubin Seafood

    
These 2 pics show what testing team do when testing the camera

    
We are eating crab again!!! At Still Road

    
  
Everyone caught prawns successfully. And I named my prawn Mr.Big!!!

4 comments

November 27th, 2006

saboteur

Posted by ver0n1c4 at 08:30 AM on November 27, 2006.

beginilah akibatnya kalo weekend terlalu menyenangkan..... males banget.... huuuuuuuu

3 comments